Thor (Þórr) sang dewa petir dan guntur, dewa terkuat dan paling tangguh dari seluruh dewata, dan juga dewa yang melambangkan kemujuran. Thor adalah putra dari dewa Odin hasil perkimpoiannya dengan raksasa Jötunn wanita Jörd yang kemudian menjadi dewi Vanir .
Vili dan Vé adalah saudara kandung Odin. Vili dikenal pula sebagai Hœnir yang diutus menjadi duta besar Æsir di Vanaheimr, sedangkan Vé dikenal pula sebagai Lodur/Lodar atau Lother. Pada pupuh-pupuh Lokasenna di “Poetic Edda” dikisahkan bahwa Odin, Vili, dan .
Odin Odin (Óðin) adalah dewa pemimpin para Æsir, dewa penguasa Ásgardr, sekaligus dewa pelindung sembilan dunia dan pohon Yggdrasíl. Pada akhirnya dia akan gugur dalam perang akhir zaman Ragnarök. Odin sendiri adalah putra dari dewa Bor dan dewi Bestla, .
Adrammelech adalah dewa dari agama Mesopotamia kuno, sering dikaitkan dalam kepercayaan orang Assyria dan kadang juga dalam kepercayaan orang Semit
Ia hanya berjalan melewati medan perang, menyentuh para Titan yang jatuh, dan tubuh mereka lenyap ke dalam tanah, seolah bumi menelan mereka kembali.
Nama-Nya, yang berarti "Ular Berbulu" (Quetzalli—bulu burung pelangi yang berharga; Coatl—ular yang melata di bumi), adalah sebuah paradoks kosmik.
Mitos kuno menceritakan bahwa Ares tidak lahir dari penyatuan biologis antara Zeus dan Hera, melainkan dari retakan pertama dalam tatanan surgawi.
Osiris lahir dengan kulit sewarna lumpur subur Sungai Nil dan mata yang memantulkan hijaunya tunas gandum yang baru tumbuh.
Sebelum tatanan surga tercipta, alam semesta berada di bawah cengkeraman Cronus, Titan Waktu yang tiran.
Anak itu adalah Thor (atau Donar dalam lidah kuno), sebuah jembatan hidup antara tatanan surgawi dan kekuatan alam yang liar.
