Dewa Vili dan Dewa Ve Saudara Kandung Dewa Odin
Vili dan Vé adalah saudara kandung Odin. Vili dikenal pula sebagai Hœnir yang diutus menjadi duta besar Æsir di Vanaheimr, sedangkan Vé dikenal pula sebagai Lodur/Lodar atau Lother. Pada pupuh-pupuh Lokasenna di “Poetic Edda” dikisahkan bahwa Odin, Vili, dan Vé membunuh raksasa Ymir, induk semang para Jötunn sekaligus mengakhiri kekuasaan tirani Jötnar. Setelah itu, mereka bertiga bersama-sama menciptakan Ásgardr, Vanaheimr, Álfheimr, dan Midgardr pada pohon kosmik Yggdrasíl serta dua orang manusia pertama, Ask dan Embla. Terhadap Ask dan Embla, Odin menganugerahi roh dan kehidupan, Vili menganugerahi kecerdasan dan indra peraba, sedangkan Ve menganugerahi rupa (penampilan dan ekspresi wajah), kemampuan berbicara, mendengar, dan melihat. Ketiga dewa tsb disebut pula sebagai trio (triad) dewa pencipta kehidupan. Adapun fisik manusia adalah wujud tiruan dari para dewa.
Dalam prototype bahasa Nordik Kuna, yaitu Bahasa Proto-Nordik, triad tsb sebenarnya bermakna wóðin (daya/kemampuan), wili (kehendak bebas), dan wé (keilahian/kekudusan). Beberapa filsuf Neo-platonisme dan mistikus Gnostik Abad Skolastik umumnya berpendapat bahwa wóðin (daya) merupakan inspirasi berupa semangat, kekuasaan, dan kekuatan. Lalu wili (kehendak) merupakan kognisi berupa hasrat, tindakan, kecerdasan, dan keputusan. Kemudian wé (keilahian) adalah transendensi berupa kemanunggalan, kemuliaan, keindahan, serta keajaiban. Saxo Grammaticus, sarjana Kristen Skandinavia dalam bukunya “Gesta Danorum”, mendamaikan antara triad Odin, Vili, dan Vé dengan trinitas Allah, Yesus Kristus, dan Roh Kudus. Menariknya, kuil dewa-dewi dalam kepercayaan Nordik disebut Vé.