Ashera adalah sang penenun abadi yang mengurbankan wujud ilahinya menjadi akar dunia demi menjaga denyut kehidupan dari kepunahan.
Kisah ini bermula dari ramalan kuno bahwa Metis (Dewi Kebijaksanaan) akan melahirkan putra yang menggulingkan Zeus.
Dalam legenda lisan yang dibisikkan para tetua, dikatakan bahwa saat Freyja menangis, air matanya berubah menjadi emas merah saat menyentuh tanah dan
Sebelum tatanan surga tercipta, alam semesta berada di bawah cengkeraman Cronus, Titan Waktu yang tiran.
Anak itu adalah Thor (atau Donar dalam lidah kuno), sebuah jembatan hidup antara tatanan surgawi dan kekuatan alam yang liar.